SEDIH ITU KEMBALI MERAJA
Sedih itu kembali meraja.
Merayapi relung-relung hati.
Seseorang telah kecewa karena tulisanku.
Seseorang telah sedih karena aku.
Ada sembilu menusuk hatiku.
Perihnya menusuk hingga ulu hati.
Aku tak ingin kehilangannya.
Aku ingin dia tetap ada.
Egoiskah aku?
Entah mengapa
Sedih itu meraja.

0 Comments:
Post a Comment
<< Home